Jenis kain untuk print kain Bandung banyak macamnya. Sebelum membuat pakaian ataupun barang-barang lainnya, Anda harus menentukan jenis kain yang digunakan terlebih dahulu. Baru kemudian bisa memilih jasa print kainnya. Jika Anda masih bingung dengan jenis kain yang akan Anda gunakan, berikut penjelasan singkat mengenai beberapa jenis kain.

Kain Katun

Kain jenis ini sering digunakan untuk pembuatan kaos. Kain katun pun dibedakan lagi menjadi beberapa jenis berdasarkan persentase bahan kapas yang dirajut pada kain tersebut. Ada katun combed dan katun cardet. Kain katun combed adalah kain yang murni terbuat dari serat alami seperti serat kapas. Sehingga memiliki ciri khusus seperti halus teksturnya, nyaman dipakai, sejuk, serta menyerap keringat. Jenis kain ini pula yang paling cocok untuk digunakan di daerah tropis, di negara kita, Indonesia. Katun combed pun dibedakan lagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan pada jenis benang yang digunakan serta pengaturan gramasinya.  Kain katun combed 20s  paling banyak dipakai untuk kaos distro. Karena, selain nyaman juga tidak terlalu mahal di kantong. Apalagi jika dibeli di toko print kain Bandung.

Sedangkan kain katun cardet adalah kain katun dengan serat benang kurang halus.   Kain cardet disebut-sebut sebagai tiruan kain katun combed nomor wahid alias KW1. Karena harganya yang lebih murah, bahan ini lebih sering digunakan untuk membuat kaos-kaos dengan target pasar  kelasnya menengah.Misalnya, untuk kaos masal, seragam pekerja, serta kaos yang digunakan saat olahraga.

Kain Nilon

Kain nilon adalah kain  jenis sintetis yang dibuat dari salah satu bahan penyusun minyak bum sehingga kain ini memiliki beberapa kelebihan sekaligus kekurangan. Kelebihan kain nilon yakni ringan, kuat, elastis, mudah dicuci, cepat kering, tidak mudah berubah bentuk dan tidak mudah robek. Biasanya kain ini digunakan untuk membuat payung dan baju renang, karena tahan panas dan air. Selain itu kain nilon juga tahan terhadap serangan serangga, jamur, dan  kutu.

Sementara itu kekurangan dari kain ini yaitu tidak mudah menyerap keringat, sehingga terasa panas ketika digunakan, sulit didaur ulang karena terbuat dari minyak bumi, dapat terdegradasi oleh sinar ultraviolet, dan warna kain nilon cepat sekali pudar karena daya tahan terhadap sinar matahari kurang baik. Warna kain yang semula putih bisa berubah menjadi kekuning-kuningan.

Kain Polyester (PE)

Kain ini menggunakan serat benang sintetis yang terbuat dari bahan ester. Yaitu hasil samping minyak bumi yang dibuat mirip dengan serat fiberpoly. Kain agak masar, lebih tipis, dan tidak menyerap keringat sehingga terasa panas dan kurang nyaman saat dipakai. Bahan ini biasanya digunakan untuk pakaian renang dan bahan payung.

Teteron Cotton (TC)

Kain ini merupakan perpaduan antara kain katun dengan polyester.  Campuran 35 persen katun combed dengan 65 persen polyester. TC ini seperti PE, terasa panas ketika dipakai karena tidak terlalu bisa menyerap keringat. Namun, bahan ini lebih mudah melar,  serta tak gampang melar meski sudah lama digunakan.

Viscose

Bahan ini biasa disebut dengan rayon atau bahan serat sintesa selulosa organik yang dibuat oleh manusia. Teksturnya mirip dengan kapas, tetapi memiliki kelembapan yang lebih tinggi, warna yang lebih cemerlang, dan lebih lembut dibandingkan kapas. Sehingga, harga kain ini pun mahal dan jarang tersedia di pasaran.

Beberapa penjelasan jenis kain diatas dapat Anda gunakan sebagai referensi sebelum bertolak menuju lokasi jasa print textile Bandung. Jangan khawatir hampir di semua tempat print di kota-kota besar selain Bandung, seperti Jakarta dan Surabaya juga menyediakan berbagai macam pilihan kain. Sehingga Anda tinggal memilih dari jenis kain yang ada tersebut, disesuaikan dengan apa yang akan Anda buat.